Bila seseorang melangkah maju dengan penuh rasa percaya diri untuk meraih mimpinya, dan berusaha untuk menjalani hidup yang ia impikan, maka ia akan menemui keberhasilan yang tak terduga pada saat yang tak terduga pula
Jumat, 22 Oktober 2010
tutorial wat wjanbolic
· Wajan berdiameter minimal 45 cm
· USB wirelles 11 MB + kabel
· Kaleng berdiameter 10 cm dengan tinggi 15 cm
· Sok drat luar dan dalam masing – masing (2 buah)
· Paralon 0,5” inch
· Bor
· Mur
· Gergaji besi
2. Langkah – langkah pembuatan Wajan Bolic
a. Lubangi wajan tepat ditengah sesuai dengan ukuran baut yang digunakan sebagai penyangga.
b. Potong paralon setinggi kaleng ditambah jarak dasar wajan ke kaleng setinggi 5 cm. Dan belah sebagian paralon sebagai penjebit USB Wirelles.
c. Potong sok drat luar sehingga berbentuk seperti gambar berikut.
d. Lubangi bagian dasar kaleng pas di tengah sesuai ukuran mur. Dan sekaligus lubangi bagian samping kaleng sesuai ukuran USB wireless untuk menghubugkan kabel USB ke USB wireless.
e. Pasang USB pada paralon yang telah di belah. Dan ikuti dengan memasang sok drat luar. Seperti gambar berikut.
f. Masukkan USB yang telah dipasang pada paralon tadi kedalam kaleng dan pasang kabel USB melaui lubang pada bagian samping kaleng.
g. pasang kaleng yang telah ada USB pada wajan
Rabu, 20 Oktober 2010
MENGENAL & MENGUKUR KOMPONEN ELEKTRONIKA
Resistor adalah komponen elektronika yang terbuat dari arang yang bersifat sebagai tahanan / penghambat. Satuan Resistor adalah Ohm (Ω). Ukuran lainnya adalah Watt.
1 Mega Ohm (MΩ) = 1.000 Kilo Ohm (KΩ)
1 Kilo Ohm (KΩ) = 1.000 Ohm (Ω)
Resistor memiliki gelang warna yang merupakan kode ukuran dari resistor tersebut. Resistor terbagi menjadi :
a. Fixed resistor ( resistor biasa ) adalah resistor yang ukurannya tetap.
b. Variable resistor adalah resistor yang ukurannya dapat dirubah.
Variable resistor ada 5 jenis yaitu :
• Potensiometer • Trimmer Potensio (Trimpot) • NTC (Negative Temperatur Coefficient) : semakin panas hambatannya semakin kecil • PTC (Positive Temperatur Coefficient) : semakin panas hambatannya semakin besar • LDR (Light Dependence Resistor) : bila terkena cahaya maka hambatan akan mengecil
Fungsi resistor dalam rangkaian elektronika :
• Sebagai beban rangkaian • Untuk membagi tegangan atau arus
Simbol Resistor dalam rangkaian :
Berikut daftar kode warna resistor :
Misal :
Resistor dengan gelang warna :
I. Coklat : 1
II. Hitam : 0
III. Merah : 00
IV. Perak : 10%
Jadi nilai resistor tersebut adalah 1000 Ohm atau 1 K Ohm dengan toleransi 10% artinya nilai aslinya bisa berkisar antara 900 Ohm – 1100 Ohm. Angka 900 didapat dari 1000 – (1000 x 10%) dan 1100 Ohm dari 1000 + (1000 x 10%).
GABUNGAN RESISTOR
Resistor Hubung Seri
Resistor yang dihubungkan seri nilai hambatannya adalah Rt = R1 + R2 + R ...
Misal : 1K Ohm + 1K Ohm = 2K Ohm
Resistor Hubung Paralel
Resistor yang dihubungkan paralel hasilnya adalah 1/Rt = 1/R1 + 1/R2 + 1/R .....
Misal : 1K Ohm diparalel dengan 1K Ohm hasilnya adalah 0,5 K Ohm.
Mengukur Resistor Dengan Multi Tester
1. Pastikan anda sudah melakukan zerro Ohm adj.
2. Putar batas ukur pada Ohmmeter (pastikan batas ukur lebih tinggi atau hampir sama dengan perkiraan resistor yang diukur).
3. Hubungkan probe ke masing-masing kaki resistor (bolak balik sama saja)
4. Lihat penunjukan jarum pada papan skala.
Kesimpulan Hasil Pengukuran
1. Jarum menunjuk angka sesuai dengan ukuran aslinya : resistor baik
2. Jarum menunjuk angka lebih besar / kecil dari ukuran aslinya : resistor rusak
3. Jarum tidak bergerak sama sekali : resistor putus
4. Jarum menunjuk angka nol : resistor short
Teori Dasar Elektronika dan Dasar Kelistrikan Posted by cafestudi061 in Catatan TTG-Elektronika. trackback
1. Teori Elektron dan teori Atom
2. Arus listrik dan satuannya
3. tegangan listrik dan satuannya
4. Resistor (Hambatan listrik) dan satuannya
5. Hukum Ohm dan Daya Litrik dan satuannya
6. Pengenalan Komponen:
Ø Kode warna pada resistor
Ø Kondensator
Ø Dioda
Ø Transformator
Ø Transistor
II. Rangkaian Sederhana
1. Rangkaian Flip Flop
2. Rangkaian Sirine Kebakaran
TEORI ELEKTRON dan TEORI ATOM
Teori Elektron
Teori Elektron dikemukakan oleh Democretos, yang mengatakan :
Jika suatu benda/Zat (padat, cair, gas) dibagi-bagi menjadi bagian yang terkecil dan bagian tersebut masih memiliki sifat asalnya disebut molekul. Kemudian jika molekul tersebut terus dibagi-bagi menjadi bagian yang sangat kecil sekali, dan bagian tersebut tidak memiliki sifat asalnya, disebut atom.
Atom berasal dari kata Yunani yang berarti tidak dapat dibagi-bagi lagi.
A = tidak sedangkan tomos = dibagi-bagi.
Jadi Atom adalah bagian yang terkecil dari suatu molekul yang tidak dapat dibagi-bagi lagi menurut reaksi kimia biasa.
Sedangkan molekul adalah bagian yang terkecil dari suatu benda yang masih memiliki sifat asalnya.
Teori Atom
Atom terdiri dari sebuah inti atom (nukleus) yang disusun oleh proton dan netron, dan dikelilingi oleh elektron-elektron.
Model Atom Hidrogen Model Atom Helium
= Proton
= Elektron
O = Netron
Proton adalah partikel penyusun atom yang bermuatan positip
Elektron adalah partikel penyusun atom yang bermuatan negatip
Netron adalah partikel penyusun atom yang tidak bermuatan (netral)
Sebuah atom dikatakan netral apabila jumlah proton dalam inti sama dengan jumlah elektron yang mengelilingi inti atom tersebut.
Atom netral jika diambil/dikurangi satu atau lebih elektronnya, maka atom tersebut tidak berkesetimbang (netral) lagi, karena kekurangan elektron. Atom yang kekurangan elektron akan bermuatan positip, disebut Ion Positip.
Atim netral jika ditambahkan satu atau lebih elektronnya, maka atom tersebut tidak berkesetimbang (netral) lagi, karena kelebihan elektron. Atom yang kelebihan elektron akan bermuatan negatip, disebut Ion Negatip
Elektron bebas = Elektron Valensi adalah elektron-elektron yang berada pada lintasan kulit atom terluar.
Sifat-Sifat Atom
Sifat-sifat atom antara lain :
a.Nomor atom suatu unsur menyatakan jumlah proton atau jumlah elektron dalam sebuah atom netral. (jumlah proton = jumlah elektron).
b. Suatu Unsur dinyatakan dengan :
A
X dimana : X = nama unsur
Z A = nomor massa
Z = nomor atom
c. Nomor massa suatu atom menyatakan jumlah proton dan netron dalam inti.
Contoh: 1
1. Atom Hidrogen : H
1
Berarti, dalam atom H terdapat 1 elektron dan 1 proton.
4
2. Atom Helium : He
2
Berarti, dalam atom He terdapat 2 elektron, 2 proton (Z), dan 2
Neutron ( A – Z ).
d. Ion positip ialah atom yang kehilangan/kekurangan satu atau lebih .
elektronnya.
e. Ion Negatip ialah atom yang kelebihan satu atau lebih elektronnya.
Hukum Muatan Listrik
1. Jika ada dua benda bermuatan sejenis saling berdekatan (positip dengan positip atau negatip dengan negatip), maka akan terjadi tolak menolak.
2. Jika ada dua benda bermuatan tak sejenis saling didekatkan akan terjadi tolak menolak.
Kedua Hukum diatas dapat disimpulkan bahwa :
1. Muatan sejenis akan tolakmenarik
2. Muatan tak sejenis akan tarik menarik
Gambar 2 a, Muatan yang sejenis Gambar 2 b, Muatan tak sejenis
Perpindahan Muatan Listrik
Berdasarkan kemampuan suatu bahan untuk memindahkan muatan listrik, dapat dibagi kelompok dalam :
1. Konduktor atau penghantar
Yaitu benda atau bahan yang dapat memindahkan muatan listrik
Sifat konduktor antara lain:
a.mempunyai banyak elektron bebas.
Elektron bebas yaitu elektron-elektron yang berada pada lintasan terluar dari
Struktur atom.
b. elektron-elektron pada atom mudah berpindah dari lintasan yang dalam ke
lintasan terluar.
c. Biasanya mudah mengantar panas/kalor seperti : besi, emas, perak, tembaga
aluminium, kuningan dan lain-lain.
Benda cair: larutan elektrolit ( H2SO4 ), air ( H2O )
Tubuh manusia, tanah dan sebagainya.
1. Isolator atau Penyekat
Adalah benda atau bahan yang tidak dapat memindahkan muatan listrik.
Sifat dari isolator antara lain :
a. Ikatan elektron pada intinya sangat kuat. (tidak ada elektron bebas).
b. Sulit menghantar panas/kalor.
1. Semikonduktor atau Setengah Penghantar
Adalah benda atau zat yang kurang baik untuk konduktor dan tidak sempurna sebagai isolator.
Contoh:
a. Silikon
b. Germanium
Kedua bahan tersebut biasa dipakai utnuk membuat komponen seperti :
1. Dioda
2. Transistor
3. IC (Integrated Circuit = Rangkaian yang dimampatkan/terpadu).
4. Micro chip.
ARUS LISTRIK dan SATUANNYA
Arus listrik adalah muatan-muatan negatip (elektron-elektron) yang mengalir dari potensial rendah ke potensial tinggi.
Mengenai arus listrik ini diselidiki oleh Andre Marie Ampere, yang mengatakan :
(Kuat) Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir dalam suatu penghantar setiap sekon (detik). Pernyataan tersebut dapat ditulis dengan rumus :
Q
I = ———- dimana : I = Arus listrik dalam satuan Ampere ( A )
t Q = Muatan listrik dalam satuan Coulomb ( C )
t = waktu dalam satuan sekon atau detik ( s ) atau ( dt )
1 Ampere yaitu apabila dalam suatu penghantar mengalir muatan sebesar satu
coulomb selama satu sekon ( detik ).
1 coulomb 18
1 Ampere = —————– 1 Coulomb = 6,3 x 10 elektron.
1 sekon
Coulomb Coulomb
Maka berdasarkan satuannya Ampere = ————– atau Ampere = ————–
Sekon Detik
Coulomb = Ampere x Sekon
Coulomb
Sedangkan untuk Sekon = ————–
Ampere
Ketiga rumus ini dapat diingat dengan menggunakan segitiga seperti berikut :
Q
1. I = ———
Q t
2. Q = I x t
I t Q
3. t = ———
I
Contoh Soal :
1. Dalam suatu penghantar mengalir muatan sebesar 3600 coulomb, selama 4 menit. Berapakah besar arus listriknya ?
Diketahui : Q = 3600 C
t = 4 menit = 4 x 60 s = 240 s = 240 dt
Ditanyakan : I = ?
Q 3600 C
Jawab : I = ——- = ————- = 15 Ampere
T 240 s
Jadi arus listrik yang mengalir = 15 ampere = 15 A
1. Didalam sebuah penghatar selama 2 menit mengalir arus listrik sebesar 2 Ampere. Tentukanlah besar muatan listriknya !
Diketahui : t = 2 menit = 2 x 60 detik = 120 s = 120 dt
I = 2 Ampere
Ditanyakan : Q = ?
Jawab : Q = I x t = 2 A x 120 dt = 240 A , dt = 240 Coulomb.
Jadi muatan yang mengalir = 240 Coulomb = 240 C
. 3. Muatan listrik sebesar 600 Coulomb mengakibatkan arus mengalir di dalam
penghantar sebesar 3 Ampere. Berapa lama muatan itu mengalir ?
Diketahui : Q = 600 Coulomb
I = 3 Ampere
Ditanyakan : t = ?
Q 600 C
Jawab : t = ——— = ———— = 200 sekon = 200 dt
I 3 A
Jadi lama muatan itu mengalir = 200 sekon = 200 detik
4. Selama 20 menit di dalam penghantar mengalir muatan sebesar 1200 Coulomb.
Berapakah besar arus listriknya ?
Diketahui : t = 20 menit = 20 x 60 detik = 1200 s = 1200 dt
Q = 1200 Coulomb
Ditanyakan : I = ?
Q 1200 C
Jawab : I = ——– = ———– = 1 Ampere = 1 A
T 1200 s
Jadi arus listrik yang mengalir dalam penghantar = 1 Ampere = 1 A
3
1 Ampere = 1000 mili Ampere = 10 m A
3
1 mili Ampere = 1000 mikro Ampere = 10 u A
1 Ampere = 1000 m A = 1000.000 mikro Ampere
Sumber Arus Listrik
Sumber arus listrik adalah penghasil arus listrik. Sumber arus listrik ada 2 macam :
1. Sumber arus listrik searah ( DC = Direct Current )
Yaitu sumber arus listrik yang tidak berubah fasenya. Pada gambar grafik yang memperlihatkan hubungan antara tegangan ( V ) dan waktu ( t ) pada
Arus Listrik searah ( DC ).
V
t
Gambar 3. Grafik Arus Listrik Searah ( DC)
Contoh Sumber arus listrik searah ( DC )
1. Batere/Baterai ( elemen kering )
2. Accumulator ( aki = accu ) (elemen basah )
3. Elemen Volta ( elemen basah )
4. Solar sel
5. Dinamo DC atau Generator DC
6. Adaptor AC ke DC : a. Adaptor Sistem Perata Tunggal, b. Adaptor Sistem Cabang Tengah, c. Adaptor Sistem jembatan, d. Adaptor Sistem Dwi Kutub
1. Sumbaer arus listrik bolak balik ( AC = Alternating Current )
Yaitu sumber arus listrik yang berubah-ubah fasenya setiap saat, jangka waktu tertentu mengalir ke satu arah,dan waktu yang lainnya kearah yang lain.
V
t
Gambar 4. Grafik Arus listrik bolak balik ( AC )
Contoh sumber arus listrik bolak balik ( AC )
1. Generator AC
2. Jala-jala PLN yang dihasilkan oleh : PLTA, PLTU, PLTP, PLTN, dll.
3. Inverter DC ke AC
Alat Ukur
Amperemeter adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur besarnya arus listrik
TEGANGAN LISTRIK dan SATUANNYA
Tegangan Listrik dinyatakan dengan notasi V ( Volt ) atau Voltage dan juga dinyatakan dengan huruf E dari EMF yaitu singkatan Electro Motive Force
( gaya gerak listrik ) dan satuan tegangan Listrik adalah Volt.
.Tegangan listrik atau Potensial listrik
yaitu energi atau tenaga yang menyebabkan muatan-muatan negatip (elektron-elektron) mengalir dalam suatu penghantar.
Pernyataan tersebut dapat ditulis dengan rumus :
W
V = ———– dimana : V = Tegangan listrik dalam satuan Volt ( V )
Q W = Energi /tenaga/ kerja listrik dalam satuan Joule ( J )
Q = Muatan listrik dalam satuan Coulomb ( C )
Untuk dapat memahami pengertian di atas dapat kita lihat dari keterangan pada gambar di bawah ini :
Arah aliran Arus listrik
A I = Arus Listrik B
negatip
positip e
Arah aliran elektron
Gambar 5. Elektron bergerak jika terdapat perbedaan potensial
Titik A (positip) dan titik B (negatip), karena A dan B terdapat selisih potensial, maka antara titik A dan titik B terjadi tegangan listrik ( beda potensial)
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat gambar rangkaian tertutup ( Closed Circuit)
Di bawah ini :
Positip
I = arus Listrik
Batere Lampu ( R )
( V )
I
Negatip e = elektron
Dari gambar di atas arus listrik mengalir :
1.
1. Di dalam sumber batere arus mengalir dari negatip ke positip,
2. Di penghantar arus mengalir dari kutub positip ke kutub negatip
Satuan Tegangan Listrik atau potensial listrik dinyatakan dalam Volt ( V ).
1 Volt = 1000 mili Volt ( m V )
1 mV = 1000 mikro Volt ( u V )
1 Kilo Volt = 1 KV = 1000 Volt
1 Mega Volt = 1 MV = 1000 KV
Alat Ukur
Voltmeter adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur besarnya tegangan listrik.
RESISTOR ( HAMBATAN LISTRIK ) dan SATUANNYA
Resistor yaitu suatu bahan yang melakukan perlawanan jika dialiri oleh arus listrik.
Resistor diberi notasi dengan huruf R yang berasal dari kata Resistance. (perlawanan
Atau to resist = melawan).
Mengenai resistor ini dipelajari oleh George Simon Ohm, yang melakukan penelitian pada kolom air raksa.
Pengertian Satu Ohm
Satu Ohm adalah besarnya perlawanan sebatang air raksa/Kolom air raksa yang penampangnya serbasama (homogen), yang panjangnya 106,3 Cm, dan luas penampangnya 1 mm2 pada suhu 0 derajat Celsius.
Satuan Resistor/Hambatan Listrik
Satuan utnuk hambatan listrik atau Resistor adalah Ohm ( = omega)
1 Megaohm = 1 M = 1.000 Kiloohm = 1.000 K
1 Kiloohm = 1 K = 1.000 ohm = 1.000
1 Ohm = 1 = 1.000 miliohm = 1.000 m
1 miliohm = 1 = 1.000 mikroohm= 1.000 u
Alat ukur
Ohmmeter adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur besarnya hambatan listrik / resistansi.
Fungsi Resistor
1. Mengatur arus listrik ( melawan arus listrik)
2. Membagi arus listrik
3. Membagi tegangan listrik
4. Sebagai elemen pemanas; seperti solder, solder atraktor, heater, setrika listrik, rice cooker, kompor listrik dll.
Jenis Resistor
Ada 5 (lima) macam resistor yang kita kenal
1. Resistor Karbon
2. Resistor Kompon
3. Resistor Kawat Gulung ( Wire Wound )
4. Resistor Serbuk Besi
5. Resistor Film Logam ( Metal Film )
Berdasarkan sifat dan kegunaannya resistor :
I. Resistor tetap ( Fixed resistor )
Yaitu jenis resistor yang nilai hambatannya tidak berubah/tetap/tertentu.
Nilai resistor ada yang dinyatakan dengan :
1. Angka, misalnya : 1 Kiloohm, 1,2 ohm, 100 ohm, 100 Kiloohm dst.
2. Dengan kode warna.
Untuk menentukan nilai resistor dengan kode warna kita perlu meningat akronim dari warna-warna yang digunakan pada resistro tersebut seperti:
Hi Co Me Ji Ku Hi Bi U A P E P Non, yaitu singkatan dari Hitam, Coklat, Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Ungu, Abu-abu, Putih, Emas, Perak dan
Tidan berwarna/tak berwarna (None = Not any one).
Simbol :
II. Resistor Tidak Tetap (Vaiabel Resistor)
Yaitu jenis resistor yang nilai hambatannya tidak tetap/dapat diatur/dapat .
Diubah-ubah/bervariasi.
Contoh dari Variabel Resistor:
1. Trimmer Potensiometer (Trimpot)
Yaitu jenis resistor tidak tetap yang nilai hambatannya diubah dengan menggunakan obeng.
Simbol :
2. Potensiometer ( Variabel Resistor )
Yaitu jenis resistor tidak tetap yang nilai hambatannya dapat diubah-ubah/
bervariasi.
Simbol :
Fungsi Variabel Resistor
1. Untuk mengatur Volume, yaitu mengatur keras lunak suara secara
keseluruhan.
2. Untuk mengatur Treble, yaitu mengatur nada-nada tinggi.
3. Untuk mengatur Bass, yaitu mengatur nada-nada rendah.
4. Untuk mengatur Balance, yaitu mengatur suara loudspeaker saluran kiri
maupun saluran kanan agar seimbang.
3. Negative Temperatur Coefficient (NTC)
Yaitu jenis resistor tidak tetap yang nilai hambatannya dipengarugi/berganting
Suhu disekitarnya. Jika suhu semakin naik/besar mengenai NTC, maka nilai
Hambatannya semakin kecil, jika suhu semakin kecil, maka nilai hambatann-
nya semakin besar.
NTC disebut juga dengan nama lain Termister
Simbol :
Fungsi :
1. Sebagai saklar otomatis/elektronik
2. Melindungi komponen elektronika
4.Positive Temperatur Coefficient ( PTC )
Yaitu jenis resistor tidak tetap yang nilai hambatannya dipengaruhi /bergantung
Suhu disekitarnya. Jika suhu sekamin nai/besar mengenai PTC, maka nilai
Hambatannya semakin besar, jika suhu semakin kecil, maka nilai hambatan-
Nya semakin besar.
Simbol :
Fungsi :
1. Sebagai saklar otomatis/elektronik
2. Melindungi komponen elektronik.
5.Light Dependent Resistor ( LDR )
Yaitu jenis resistor tidak tetap yang nilai hambatannya dipengaruhi/bergantung
cahaya yang jatuh pada LDR tersebut.
Simbol :
Fungsi :
1. Sebagai sensor cahaya pada foto/film
2. Sebagai saklar otomatis/elektronik
1. Magnetic Dependent Resistor ( MDR )
Yaitu jenis resistor tidak tetap yang dipengaruhi/bergantung pada magnit.Jika medan magnit banyak mengenai MDR, maka nilai hambatannya semakin besar, tetapi jika medan magnit sedikit mengenai MDR, maka nilai hambatannya semakin kecil.
III. Menentukan Nilai Resistor Tetap dengan Kode Warna pada Resistor
Untuk menentukan nilai resistor ada beberapa hal yang perlu diingat ;
1. Memahami kedudukan warna-warna tersebut pada resistor tetap.
A, Warna pertama : Untuk menyatakan angka pertama ( digit ke-1 )
B. Warna kedua : Untuk menyatakan angka kedua ( digit ke-2 )
C. Warna ketiga : Untuk menyatakan banyaknya nol atau faktor pengali
Atau pangkat dari bilangan 10..
D.Warna keempat : Untuk menyatakan toleransi ; Emas = 5 %, Perak = 10 %
Dan Non = Tak berwarna = 20 % 1
2. Jika Emas berada pada warna yang ketiga, maka faktor pengalinya = 0,1 = —-
10 1
3. Jika Perak pada warna ketiga, maka faktor pengalinya = 0.01 = ——–
100
4. Dan yang pentingnya adalah hafal akronim HiCoMeJiKuHiBUAPEPNon
Yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 5 %, 10 %, dan 20 %
.
Tabel Warna Resistor
1 2 2
Contoh Soal : :
1. Sebuah resistor memiliki warna Coklat – Hitam – Merah – Emas. Tentukan :
A, Nilai Resistor ( NR ) = ?
B. Nilai Toleransi ( Tol ) = ?
C. Nilai resistor berada antara … s/d …
Nilai Resistor Minimum ( NR Min ) = ?
Nilai Resistor Maksimun ( NR Maks ) = ?
Penyelesaian :
1. Coklat = 1
Hitam = 0
2
Merah = 10 = 100
a. Nilai resistor = NR = 10 x 100 = 1000 ohm = 1 kiloohm
Emas = 5 %
5 5
b. Tol = ——— x NR = ——— x 1000 ohm = 50 ohm
100 100
c. NR min = NR – Tol = 1000 ohm – 50 ohm = 950 ohm
NR maks = NR + Tol = 1000 ohm + 50 0hm = 1050 ohm
Jadi Nilai resistor berada antara = 950 ohm s/d 1050 ohm
1. Sebuah rsistor memiliki warna Merah – Merah – Coklat – Emas. Tentukan :
1. Nilai resistor ( NR ) = ?
2. Nilai Toleransi ( Tol ) = ?
3. Nilai Resistor berada antara … s/d …
Penyelesaian :
.Merah = 2
.Merah = 2
1
Coklat = 10 = 10
a.NR = 22 x 10 = 220 ohm
Emas = 5 %
5
b. Tol = ——– x 220 ohm = 11 ohm
100
c. NR min = 220 ohm - 11 ohm = 209 ohm
NR maks = 220 ohm + 11 ohm = 231 ohm
Jadi NR berada antara = 209 ohm s/d 231 ohm
1. Sebuah resistor memiliki warna Merah – Kuning – Hijau – Perak. Tentukan :
1. Nilai Resistor ( NR ) = ?
2. Nilai Toleransi ( Tol ) = ?
3. Nilai Resistor berada antara …. S/d …
NR min = ?
NR maks = ?
Penyelesaian :
Merah = 2
Kuning = 4
5
Hijau = 10 = 100.000
a. NR = 24 x 100.000 0hm = 2.400 .000 ohm = 2.400 ohm = 2,4 Mohm
10
Perak = 10 % = ——-
10 100
b.Tol = —— x 2.400.000 0hm = 240.000 ohm = 240 Kiloohm
100
c. NR min = 2.400.000 ohm - 240.000 ohm = 2.160.000 ohm
NR maks = 2.400.000 ohm + 240.000 ohm = 2.640.000 ohm
Jadi NR berada antara = 2.160.000 ohm s/d 2.640.000 ohm
1. Warna pada resistor Coklat – Merah – Jingga – Non. Tentukan :
1. Nilai resistor ( NR ) = ?
2. Nilai Toleransi ( Tol ) = ?
3. NR berada antara …. S/d ….
NR min = ?
NR maks = ?
Penyelesaian :
Coklat = 1
Merah = 2
3
Jingga = 10 = 1.000
a. NR = 12 x 1.000 ohm = 12.000 ohm
20
Non = Tak berwarna = 20 % = ——–
20 100
b. Tol = ——– x 12.000 ohm = 2.400 ohm
100
c. NR min = 12.000 ohm - 2.400 ohm = 9.600 ohm
NR maks = 12.000 ohm + 2.400 ohm = 14.400 ohm
Jadi NR berada antara = 9.600 ohm s/d 14.400 ohm
1. Warna pada resistor Merah - Ungu - Emas - Emas. Tentukan : a.Nilai Resistor ( NR ) = ?
b. Nilai toleransi ( Tol ) = ?
c. NR berada antara … s/d ….
NR min = ?
NR maks = ?
Penyelesaian :
Merah = 2
Ungu = 7 1 -1
Emas = 0,1 = —– = 10
10
a. NR = 27 x 0,1 = 2,7 ohm
5
Emas = 5 % = ——–
100
5 13,5
b. Tol = —— x 2,7 ohm = ——– ohm = 0,135 ohm
100 100
c. NR min = 2,7 ohm - 0,135 ohm = 2,565 ohm
NR maks = 2,7 ohm + 0,135 ohm = 2,835 ohm
Jadi NR berada antara = 2,565 ohm s/d 2,835 ohm
HUKUM OHM
I = Arus listrik George Simon Ohm telah melakukan percobaan-
percobaan dan membuktikan bahwa terdapat
hubungan yang erat antara arus listrik ( I ), tegangan
listrik ( V ) dan hambatan listrik/Resistor ( R ).
Hubungan tersebut dikenal dengan Hukum Ohm
Yang berbunyi : V +
Dalam suatu rangkaian tertutup ( Closed Circuit ) - R
Kuat arus listrik ( I ), sebanding atau berbanding
lurus dengan tegangan listriknya ( V ), dan ber-
banding terbalik dengan hambatan listriknya ( R ). I=Arus listrik
Pernyataan tersebut dapat ditulis secara matematis : Rangkaian Terturup
V Keterangan : I = Arus listrik dalam satuan Ampere ( A )
I = ——- V = Tegangan listrik dalam satuan Volt ( V )
R R = hambatan listrik/Resistor dalam satuan Ohm ( )
Untuk memudahkan mengingat Rumus tersebut dapat kita perhatikan segi tiga penghafal berikut :
V Volt
1. I = ——— = Ampere = ———–
R Ohm
V
———
I | R 2. V = I x R = Volt = Ampere x Ohm
|
V Volt
3. R = ——— = Ohm = ———–
I Ampere
Contoh Soal :
1. Sebuah rangkaian dipasang pada tegangan 12 volt, jika hambatannya 60 ohm.
Tentukan besar arus listrik yang mengalir dalam rangkaian tersebut ?
Penyelesaian :
Diketahui : V = 12 Volt
R = 60 ohm
Ditanyakan : I = ?
Jawab : V 12 Volt 1
I = ——- = ————- = ——– = 0,2 Ampere
R 60 ohm 5
1. Pada sebuah rangkaian mengalis arus listrik sebesar 1500 miliAmpere
dan hambatan listriknya 40 ohm. Tentukan besar tegangan yang dipasang
pada rangkaian tersebut ?
Penyelesaian :
Diketahui : I = 1500 miliAmpere = 1,5 A
R = 40 ohm
Ditanyakan : V = ?
Jawab :
V = I x R = 1,5 A x 40 ohm
= 60 Volt
1. Sebuah setrika listrik dipasang pada tegangan 240 Volt, dan arus listrik yang
mengalir pada setrika tersebut adalah 3 Ampere. Berapakah besar hambatan
dari sertika tersebut ?
Penyelesaian :
Diketahui : V = 240 Volt
I = 3 Ampere
Ditanyakan : R = ?
Jawab : V 240 Volt
R = ——— = ————— = 80 ohm
I 3 Ampere
1. Sebuah lampu dipasang pada tegangan 120 Volt, dan hambatannya 400 ohm.
Tentukan berapa besar arus listrik yang mengalir pada lampu tersebut ?
Penyelesaian :
Diketahui : V = 120 Volt
R = 400 ohm
Ditanyakan : I = ?
Jawab : V 120 volt 3 Volt
I = ——— = ————– = ————
R 400 ohm 10 ohm
= 0,3 Ampere
1. Sebuah rangkaian listrik memiliki hambatan sebesar 300 ohm, dan mengalir
arus sebesar 10 miliAmpere. Pada tegangan berapakah rangkaian dipasang ?
Penyelesaian :
Diketahui : R = 300 ohm
I = 10 miliAmpere = 0,01 Ampere
Ditanyakan : V = ?
Jawab :
V = I x R = 0,01 Ampere x 300 ohm
= 3 Volt
1. Antara titik-titik a dan b pada suatu rangkian terdapat resistor/hambatan listrik
2 ohm. Arus yang mengalir dari a ke b adalah 2 Ampere. Jika, potensial di titik
a = 5 Volt. Berapakah potensial di titik b ?
Penyelesaian :
Diketahui : R = 2 Ohm R = 2 ohm
Va = 5 Volt a b
I = 2 Ampere
Ditanyakan : Vb = ?
I 5 V
Jawab :
Va - Vb = I x R
5 V - Vb = 2 x 2
Vb = 5 V - 4 V
Vb = 1 volt
Jadi, potensial di titik b adalah = 1 Volt = 1 V
1. Antara titik a dan b pada suatu rangkaian terdapat resistor/hambatan listrik
4 ohm. Arus yang mengalir dari a ke b adalah 3 Ampere. Jika, potensial di titik a = 24 Volt. Berapakah potensial di titik B.
Penyelesaian :
Diketahui : R = 4 Ohm R = 4 ohm
I = 3 Ampere a b
Va = 24 Volt
Ditanyakan : Vb = ?
Jawab : I 24 Volt
Va - Vb = I x R
24 V - Vb = 3 x 4
Vb = 24 V - 12 V
Vb = 12 V
Jadi, potensial di titik b adalah = 12 Volt = 12 V
DAYA LISTRIK dan SATUANNYA
Daya Listrik adalah usaha listrik dalam suatu penghantar setiap detik.
Pernyataa ini dapat ditulis dengan rumus :
W V x I x t
P = ———- atau P = ————– maka P = V x I
t t
Keterangan : P = Daya listrik dalam satuan Watt
V = Tegangan listrik dalam satuan Volt
I = Arus listrik dalam satuan Ampere
W = Usaha listrik dalam satuan Joule
W = V x I x t
t = Waktu dalam satuan detik atau sekon
Jika kita hubungkan antara Hukum Ohm dengan Daya Listrik maka diperoleh :
2
V V V
1. P = V x I jika I = ——– maka 2. P = V x ——- = ——–
R R R
2
. P = V x I jika V = I x R maka 3. P = I x I x R = I x R
Jadi untuk menentukan besarnya Daya Listrik dapat kita selesaikan dengan menggunakan tiga buah rumus seperti di atas.
Contoh Soal :
1. Sebuah rangkaian listrik dipasang tegangan 110 Volt, jika arus yang mengalir 2
Ampere. Berapa besar daya listriknya ?
Diketahui : V = 110 volt
I = 2 Vmpere
Ditanyakan : P = ?
Jawab : P = I x V = 2 A x 110 V
= 220 Watt
2. Arus listrik yang mengalir pada sebuah lampu 500 miliAmpere, jika hambatannya
100 ohm. Berapakah besar daya listriknya ?
Diketahui : I = 500 mA = 0,5 A
R = 100 ohm
Ditanyakan : P = ?
2 2
Jawab : P = I x R = ( 0,5 ) A x 100 ohm
= 0,25 A x 100 ohm
= 25 Watt
3. Sebuah rangkaian menggunakan daya listrik sebesar 14.400 Watt.Jika tegangan
yang terpasang 240 Volt, tentukan besar arus yang mengalir pada rangkaian ?
Diketahui : P = 14.400 Watt
V = 240 Volt
Ditanyakan : I = ?
P 14.400 Waat
Jawab : P = I x V, maka I = ——— = ——————
V 240 Volt
= 60 Ampere
4, Sebuah lampu dipasang pada tegangan 120 Volt, dan hambatannya 600 ohm.
Tentukan besar daya listriknya ?
Diketahui : V = 120 Volt
R = 600 ohm
Ditanyakan : P = ?
2 2
V ( 120 ) Volt 14.400 Volt
Jawab : P = ——— = —————— = —————–
R 600 ohm 600 ohm
= 24 Watt
5. Sebuah rangkaian hambatannya 7200 ohm dan menggunakan daya listrik
sebesar 18 Watt. Pada tegangan berapakah rangkaian tersebut dipasang ?
Diketahui : R = 7200 ohm
P = 18 Watt
Ditanyakan : V = ?
2
V 2
Jawab : P = ———- maka V = P x R jadi V = P x R
R
V = 18 Watt x 7200 ohm
= 129600
= 360 Volt
Jumat, 15 Oktober 2010
Masalah Pada Harddisk
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan “harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan “press F1 to continou” setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan “Operating system not found”.
Solusi :
Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.
Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan “Operating system not found”.
Solusi :
Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas
Gejala : harddisk bad sector?
Solusi :
Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software…..Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector….pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Aktif.
Masalah Pada Mother Board
Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
Solusi :
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS
Tip & Trik Mengatasi Masalah Pada PC Anda
Masalah atau kerusakan yang timbul biasanya dikategorikan dalam 2 jenis kerusakan yaitu Masalah atau kerusakan Hardware dan Software
Untuk Dapat Mengatasi Masalah tersebut Silahkan Dapatkan Informasi Tip & Trik Dari Kami.
TIPS Mengatasi Masalah Pada Hardware
Masalah dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius karena sulit dilokalisir dan disingkirkan tanpa tools yang tepat, keahlian dan pengalaman yang menunjang. Penjelasan akan berkisar pada masalah yang sering terjadi disertai dengan cara mengatasinya.
Masalah Pada Power Supply
Gejala :
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.
Solusi :
Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.
Masalah :
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.
Solusi : lakukan seperti langkah diatas, tetapi jika masih belum ada respon berati masalah ada pada Power Supply, Silahkan anda ganti PS nya, Saya sarankan sebaiknya anda ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang baru, dan hati-hatilah dalam pemasangannya.
Catatan :
Jika kerusakan hanya pada Power Supply saja, Setelah anda menggantinya, komputer akan kembali bekerja dengan normal. Kecuali jika ada masalah pada komponen yang lainnya seperti Mother Board, VGA Card dan Memory.
Mengatasi Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Solusi :
1. Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2. Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3. Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
4. Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud
(langkah-langkah diatas secara lengkap dapat anda temukan di e-book "Metode perbaikan komputer cepat dan akurat" dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi member perbaikankomputer.com
MENDIAGNOSA PERMASALAHAN & KERUSAKAN PADA KOMPUTER
Mungkin saat ini, computer menjadi suatu barang yang wajib dikenal and diketahui terutama oleh kebanyakan mahasiswa. Memang tidak wajib, namun kita mengenal computer tentu saja akan membuat apa yang kita kerjakan semakin mudah. Pun lebih dari itu, sekumpulan computer yang terhubung dalam jaringan atau network dapat digunakan untuk berbagi sumber daya and informasi.
Pertanyaan yang sering mucul adalah, bagaimana kah cara yang bisa dilakukan tuntuk merawat computer..? karena tak jarang computer yang kita miliki itu rusak baik itu karena terkena virus, adanya komponen dalam CPU computer yang rusak ataupun crash nya instalasi yang kita lakukan pada computer.
Ada baiknya jika kita mengetahui bagaimana cara untuk merawat computer sehingga sebelum computer itu rusak, kita sudah dengan susah sekuat tenaga untuk merawat computer kita namun kalo memang sudah waktu nya rusak yam au gimana lagi, berikut ini penulis ingin membagikan beberapa tips untuk merawat computer….so lets cek it now
1) Bersihkan motherboard & periferal lain(hardware) dari debu secara berkala. Untuk membersihkannya dapat kiga gunakan kuas halus ukuran kecil dan sedang. Setidaknya dua bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
2) Uninstall atau buang program yang tidak berguna. Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak. Biasanya akan muncul warning juga space hardisk kita sudah penuh. System operasi windows sudah mendukung akan hal yang seperti ini
3) Bersihkan Recycle Bin secara rutin. Sebenarnya file/folder yang kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin, namun ada beberapa jenis setingan yang bisa kita gunakan antara lain memberikan peringatan saat menghapus, hapus lalu simpan di tempat sementara atau hapus permanen. Untuk setingan yang hapus lalu disimpan ditempat penampungan ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yang dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet. Caranya :
>> jalankan Windows Explorer
>> klik Recycle Bin
>> klik File
>> klik Empty Recyle Bin.
Atau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya :
>> Klik Start
>> Program
>> Accessories
>> System Tool
>> Disk Cleanup
>> kemudian pilih drive yg mau dibersihkan
>> setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.
4) Install program antivirus dan update secara berkala. Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yang terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang. Ada baiknya kita menonaktifakan sistem restore yaitu dengan cara klik kanan My Computer >> pilih System Restore >> lalu beri tanda centang pada cek box dengan keretangan Turn off System Restore on all drive
5) Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer
6) Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.
7) Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya
>> klik Start
>> Control Panel
>> Display
>> klik tab screensaver,
>> kemudian pilih sesuai selera Anda.
8) Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini. Untuk cara ini dianjurkan tidak terlalu sering,mengapa….? Defrag adalah proses pengaturan file pada hardisk. Untuk mengaturnya agar berada pada posisi track yang berdekatan maka dilakukan gesekan untuk memindahkan. Defrag yang terlalu sering akan menyebabkan kondisi piringan hardisk cepat rusak karena seringanya proses pengikisan.
9) Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan. Akan lebih baik lagi jika menggunakan AC, hmm tambah dingin
10) Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
11) Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(diambil dari berbagai sumber)
MASALAH PADA MOTHER BOARD
Gejala :
Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
Solusi :
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS
MASALAH PADA HARD DISK
Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan "harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan "press F1 to continou" setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan "Operating system not found".
Solusi :
Periksa kabel tegangan
Mengatasi Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW
Gejala :
Jenis kerusakan yang biasa ditemui :
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Solusi :
1) Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2) Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3) Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
4) Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud
Masalah BIOS
Gejala :
Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
Solusi :
Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.
Gejala :
CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
Solusi :
Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.
Pesan kesalahan BIOS
Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.
AMI BIOS
Beep 1x :
RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 - Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.
AWARD BIOS
Beep 1x Panjang :
RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.
Batrey CMOS Rusak / Lemah
Gejala :
Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi :
Segera Ganti Batrey nya
MASALAH SYSTEM CPU
Gejala : CPU yang sering Hang???
Solusi :
Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil.....sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut
Gejala :
Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?
Solusi :
Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.
Gejala :
Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat
Solusi :
Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.
FILE HILANG
File hilang, partisi hancur, atau sistem rusak? Tak perlu risau. CHIP melemparkan ban penyelamat untuk data Anda yang berharga. Tak soal apakah pada hard disk, DVD, atau memory-card. Semua dapat dikembalikan.
Ketika ada orang jatuh dari kapal ke laut, ban penyelamat perlu secepatnya dilemparkan. Bila ada data hilang dari PC Anda, secepatnya gunakan CHIP-DVD. Tak jadi soal apakah itu foto Anda yang tersimpan di SD-card, dokumen di hard disk, atau data pada DVD yang rusak. Tool dari CHIP dapat merekonstruksi semua yang tampak hilang (tetapi belum tertimpa).
Untuk setiap kasus CHIP memberikan sebuah workshop. Bila aksi penyelamatan sederhana gagal, ada tip-tip selanjutnya. Pengguna berpengalaman yang tidak membutuhkan tampilan program dapat merestorasi partisi yang terhapus melalui baris perintah. Selain itu, CHIP juga telah mengemas program-program kecil yang pintar untuk mencegah hilangnya data. Tool-tool ini akan menyimpan file-file penting untuk menyelamatkan data Anda bahkan, sebagian dilakukan secara otomatis
MENYELAMATKAN BERDASARKAN TIPE FILE :
Dalam DiskRecovery, di sebelah kiri Anda akan melihat tipe file, sementara di jendela kanan tercantum nama-nama file yang ditemukan.
Harga edisi personal sekitar 80 Euro dan dapat dioperasikan pada satu PC. Harga edisi profesionalnya jelas lebih mahal, tetapi dapat digunakan pada banyak PC. Edisi personal sudah mencukupi jika Anda hanya ingin menyelamatkan file-file di PC sendiri. Di CHIP-DVD tersedia versi personal dengan fungsi lengkap yang berlaku selama 30 hari.
Memilih partisi :
Jalankan DiskRecovery melalui ‘Start | O&O Software | O&O DiskRecovery’. Dalam menu Start, klik ‘Next’. Dalam jendela berikutnya tandai drive yang berisi file-file yang akan direstorasi. Bila partisinya sudah terhapus, singkirkan tanda di depan pilihan 'Hide unpartitionable areas'. Klik ‘Next’.
Pada ‘Advanced Settings’, Anda tak perlu mengubah apa pun, kecuali jika Anda ingin mencari sebuah file yang baru dihapus dengan ukuran lebih dari 512 MB yang tidak tercantum dalam Master File Table. Bila Anda tidak ingin mencari file seperti itu, singkirkan tanda di depan ‘Deep Scan’ MFT agar pencarian menjadi lebih cepat.
Mendefinisikan parameter pencarian :
Klik ‘Next’. Dalam jendela berikutnya, tentukan tipe file yang akan direstore. Biasanya semua tipe file yang dikenal DiskRecovery secara otomatis akan diaktifkan. Bila Anda hanya ingin merestore file AVI, klik ‘Deselect All’ dan beri tanda di depan ‘AVI’.
Anda juga dapat memilih option ‘Filter berdasarkan kelompok file’ kemudian mengaktifkan pilihan ‘Movie’ dalam menu pull-down. Dengan ini, DiskRecovery akan mencari file AVI, MPEG, WMV, dan sejenisnya. Konfirmasikan dengan mengklik ‘OK’.
Merestorasi file :
Dengan mengklik tombol ‘Next’, DiskRecovery akan memulai pencarian file. Ini dapat berlangsung beberapa menit tergantung ukuran partisinya. Diperlukan waktu sekitar dua menit untuk setiap GB. DiskRecovery akan menampilkan hasilnya menurut tipe file.
Pilih file-file yang akan Anda restorasi. Selanjutnya, klik ‘Next’. Dalam jendela berikutnya, tentukan sebuah folder untuk menyimpan file-file yang telah diselamatkan. Default-nya adalah ‘My Documents | Recover’. Klik ‘Next’ untuk memulai proses recovery yang sebenarnya.
MENYELAMATKAN FILE :
Setelah proses scan, PC Inspector File Recovery akan menampilkan semua file yang terhapus. Kini Anda dapat merestorasi dengan mudah.
Tips 1 Menyelamatkan data dari partisi sistem:
Bila data yang akan diselamatkan berada di partisi sistem, prosedurnya sedikit berbeda. Setiap kali sebuah program diaktifkan, Windows akan menuliskan data baru di partisi sistem sehingga file yang akan diselamatkan berisiko tertimpa. Oleh karena itu, lebih baik gunakan R-Studio yang dapat Anda download dari www.rtt.com. R-Studio menyediakan emergency tool yang hanya aktif dalam RAM dan tidak menyentuh partisi.
Tips 2 Menyelamatkan lebih banyak data :
Pada file-file eksotis seperti MP4 atau AAC, DiskRecovery harus menyerah karena tidak termasuk dalam 300 format yang secara otomatis dikenali. Namun, Anda dapat memperluas fungsinya. Buat file signature sendiri berupa pola kode untuk mengidentifikasi tipe file tersebut. Untuk keperluan ini biasanya digunakan hexeditor seperti freeware HxD.
Bila Anda membuka file-file AAC dengan HxD melalui perintah ‘File | Open’, akan tampak bahwa 4 nilai heksadesimal pertamanya selalu sama, yaitu FF, F1, 59, 80. Cantumkan nilai-nilai ini ke dalam DiskRecovery
Senin, 04 Oktober 2010
KOMPONEN-KOMPONEN ELEKTRONIKA
Komponen pasif adalah komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya tidak memerlukan
sumber tegangan atau sumber arus tersendiri.
Adapun yang termasuk komponen pasif antara lain :
RESISTOR
Resistor adalah suatu komponen elektronika yang fungsinya untuk menghambat arus
listrik.
Resistor dapat dibagi menjadi dua, yaitu :
Resistor Tetap
Resistor tetap adalah resistor yang memiliki nilai hambatan yang tetap. Resistor
memiliki batas kemampuan daya misalnya : 1/16 watt, 1/8 watt, ¼ watt, ½ watt
dsb.
Artinya resitor hanya dapat dioperasikan dengan daya maksimal sesuai dengan
kemampuan dayanya.
Simbol Resistor Tetap :

Gambar Contoh Resistor [http://www.byexamples.com/ee/images/resistor.jpg]
Untuk mengetahui nilai hambatan suatu resistor dapat dilihat atau dibaca dari
warna yang tertera pada bagian luar badan resistor tersebut yang berupa gelang
warna.
Tabel Kode Warna Resistor
WARNA GELANG KE
1 DAN 2 3 4
Hitam 0 x 1 1%
Coklat 1 x 10 2%
Merah 2 x 100 2%
Jingga 3 x 1000 -
Kuning 4 x 10000 -
Hijau 5 x 100000 -
Biru 6 x 1000000 -
Ungu 7 x 10000000 -
Abu-abu 8 x 100000000 -
Putih 9 x 1000000000 -
Emas - x 0.1 5%
Perak - x 0.01 10%
Tidak Berwarna - - 20%
KOMPONEN ELEKTRONIK DAN RANGKAIAN LISTRIK
KOMPONEN-KOMPONEN DASAR ELEKTRONIK
1.Resistor
Tahukah kamu jika resistor adalah salah satu komponen yang paling sering digunakan dalam sebuah rangkaian elektronik, seperti rangkaiannya TV, radio bahkan komputer.
Bagaimana bentuk resistor itu?
Gambar 1 merupakan gambar resistor
Gambar 1 Resistor dan simbolnya
Coba perhatikan bentuk dari resistor di atas! Setiap resistor mempunyai garis/ gelang yang berwarna-warni. Warna tersebut menunjukkan nilai hambatan dari sebuah resistor.
Untuk jelasnya mari kita lihat tabel di bawah. Setiap warna menentukan nilainya masing-masing.
Setelah tahu nilai setiap warna, sekarang kita akan belajar mengunakannya. Perhatikan contoh berikut:
Misalnya resistor dengan cincin kuning, violet, merah dan emas. Cincin berwarna emas adalah cincin toleransi. jadi urutan warna cincin resistor ini adalah
- cincin pertama berwarna kuning ………………………………………4
- cincin kedua berwarna violet …………………………………………..7
- cincin ke tiga berwarna merah. ……………………………………….x100
- Cincin ke empat berwarna emas adalah cincin toleransi………….+ 5%
Arti dari toleransi itu sendiri adalah batasan nilai resistansi minimum dan maksimum yang di miliki oleh resistor tersebut. Jadi nilai dari resistor tersebut adalah
= 47 x 100+ 5%
= 4700 ohm + 5%
= 4,7k Ohm + 5%
Nilai toleransi dihitung dengan cara:
4700 x 5% = 235
sehingga,
Rmaksimum = 4700 + 235 = 4935 Ohm
Rminimum = 4700 – 235 = 4465 Ohm
Apabila resistor di atas di ukur dengan menggunakan ohmmeter maka nilainya antar 4465 s/d 4935.
Ada juga resistor yang nilainya dapat berubah-ubah. Nilai itu juga bisa kita yang memilihnya, unik kan. Resistor yang seperti ini biasanya disebut variabel resistor.
Setelah kalian mempelajari bentuk dan macam dari resistor, tahukah kalian fungsi dari resistor?
Jadi Banyak sekali kegunaaan dari resistor seperti:
- Untuk menghambat dan membatasi arus listrik dalam sebuah rangkaian elektronik
- Untuk melindungi rangkaian listrik dari arus yang berlebih
- Untuk membagi tegangan dan masih banyak lagi.
2.Kapasitor
Tahukah kamu bahwa ada sebuah komponen elektronika yang bisa menyimpan muatan listrik .Saat kita sambungkan ke sebuah baterai maka muatan listrik akan tersimpan didalamnya. Dan uniknya saat baterai dilepas komponen ini masih bisa mengeluarkan listrik walaupun beberapa detik saja. Komponen seperti inilah yang disebut kapasitor.
Bentuk kapasitor kebanyakan menyerupai tabung kecil tetapi ada juga yang pipih, seperti terlihat pada gambar berikut:
Gambar 2 kapasitor dan simbolnya
Sebagai penyimpan muatan listrik sudah tentu kapasitas penyimpanannya ada berbagai macam dari beberapa uF sampai F. Setelah tahu bentuknya sekarang kita akan mempelajari penggunaan kapasitor pada sebuah rangkaian elektronik. Fungsi utamanya adalah menyimpan muatan listrik, untuk filter, pembangkit frekuensi. Untuk mempelajari fungsi ini kita akan membuat suatu percobaan yang menarik. Ikuti langkah-langkah di bawah:
PROJECT:
Langkah 1 : Mari kita buat rangkaian seperti tampak pada gambar 3.
Langkah 2 : Siapkan semua komponen yang dibutuhkan.
Langkah 3 : Rangkailah semua komponen sesuai dengan gambar rangkaian.
Langkah 4 : Buka switch 1 (OFF), tekan dan lepas switch 2. perhatikan nyala LED
Langkah 5 :Tutup switch 1 (ON), lepas switch 2. perhatikan green LED.
Sekarang kalian sudah mendapat hasil dari percobaan tentang kapasitor. Dari hasil itu dapatkah kalian menarik sebuah kesimpulan tentang kapasitor.
3.Transistor
Komponen yang satu ini merupakan komponen dasar dari sebuah mikroprosesornya computer. Dalam satu mikroprosesor bisa terdapat jutaan bahkan milyaran transistor, wah….hebat ya. Semakin banyak jumlah transistornya semakin cepat aksesnya.
Apa sih sebenarnya transistor itu?
Transistor merupakan komponen dengan 3 kaki, berbeda dengan resistor ataupun kapasitor yang hanya memiliki 2 kaki. Gambar dari sebuah transistor adalah seperti di bawah:
Gambar 4 Transistor dan simbonya
Setiap kaki mempunyai nama sendiri-sendiri ada emitter, collector, basis. Dan memasangnya jangan sampai salah, karena akan merusak rangkaian. Oh…ya ternyata transistor ada 2 macam ada yang bertipe NPN dan PNP. Perbedaanya terletak pada kombinasi bahannya.
Karena transistor mempunyai 3 kaki maka untuk mengetahui kaki-kainya diperlukan teknik khusus atau bisa juga melihat datasheet yang dikeluarkan pabrik pembuatnya.
Tahukah kalian fungsi dari transistor? Fungsinya diantaranya
- Sebagai switc otomatis
- Sebagai penguat tegangan dan arus
Project dibawah akan membantu kalian memahami penggunaan dan cara kerja transistor.
PROJECT:
Langkah 1 : Mari kita buat rangkaian seperti tampak pada gambar 5.
Langkah 2 : Siapkan semua komponen yang dibutuhkan.
Langkah 3 : Rangkailah semua komponen sesuai dengan gambar rangkaian.
Langkah 4 : Geser potensio pada posisi paling rendah
Langkah 5 : Tutup switch (ON), geser pelan-pelan VR sampai nilai maksimum, amati perubahan nyala LED.
Tahukah kalian penyebab dari ON/OFF LED. Bisakah kalian menjelaskannya!
Transistor akan aktif saat tegangan di basis cukup besar. Pada percobaan dio atas tegangan di basis kita ubah dari kecil sampai besar dengan mengeser VR
4.IC (Integrated Circuit)
Jika kalian bandingkan ukuran peralatan elektonik zaman dulu dengan peralatan keluaran sekarang pasti perbedaan ukurannya sangat mencolok. Sebagai contoh, computer pada awal ditemukan ukurannya sangat besar, tetapi sekarang jauh lebih kecil (laptop) atau ukuran televisi yang sangat besar sekarang dengan teknologi layer datar maka ukurannya tinggal beberapa centi saja.
Tahukah kamu mengapa kemajuan di dunia elektronik begitu pesat. Ya, itu semua karena ditemukannya IC (Integrated Circuit) atau biasa dikenal dengan chip. Bahan untuk membuat IC disebut semikonduktor. Di dalam sebuah chip bisa terdapat beberapa rangkaian dengan jumlah transistor, resistor dan kapasitor yang bisa mencapai ribuan bahkan jutaan. IC dirancang dengan fungsi yang spesifik dan dalam penggunaannya harus di kombinasikan dengan rangkaian tertentu pula. Berikut adalah gambarnya.
Gambar 6 IC atau chip
5.LED (Light Emiting Diode)
Pernakah kalian melihat benda kecil yang bisa berkedip-kedip dalam sebuah alat elektronik. Ya, benda kecil semacam lampu yang bias bercahaya itulah yang disebut LED (light Emiting Diode).
Gambar di samping merupakan bentuk LED. Tahukah kamu bahwa warna cahaya yang dihasilkan LED bermacam-macam, ada yang berwarna biru, merah, dan kuning
Gambar 7. LED
Sekarang coba cari fungsinya LED untuk apa?
-Penghasil cahaya
-Sebagai indicator/penunjuk jika suatu rangkaian sedang aktif.
Karena kemampuannya menghasilkan cahaya, sekarang banyak lampu hias seperi lampu 17-san, lampu pohon natal yang menggunakan LED.
Sedangkan cara memasang LED yang benar adalah kaki anoda (biasanya kaki yang terpanjang) haruslah dapat (+) baterai.
6.Buzzer dan speaker
Kalian pasti sudah sering melihat alat yang satu ini. Ya! Alat ini digunakan untuk menghasilkan suara. Seperti pada radio, TV, telephone. Alat ini dapat mengasilkan suara karena mempunyai membran yang terhubung dengan magnet dan koil. Koil merupakan lilitan kabel pada sebuah logam biasanya tembaga yang berguna untuk mengahsilkan gaya magnet.
Sinyal listrik yang melalui koil akan mengakibatkan besar gaya magnet berubah-ubah sehingga membran bergetar dan menghasilkan bunyi.
7.Switch
Jika kalian sedang ingin menyalakan lampu atau ingin menonton TV pasti kalian terlebih dahulu menekan sebuah tombol. Tombol inilah yang dimaksud dengan switch.
Apa sebenarnya kegunaan dari switch?
Fungsi utamanya adalah untuk menyambung dan memutuskan aliran listrik dari sebuah rangkaian, sekarang kalian tahu bukan dengan adanya switch maka kita dapat mengnyalakankan dan memadamkan lampu kapan saja.
8.Kipas
Alat yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi bukan. Alat ini dapat berputar layaknya baling-baling pesawat terbang jika kita aliri listrik. Dapatkah kamu menyebutkan contoh alat yang mengunakan kipas?.
Peralatan yang menggunakan kipas antara lain kipas angin yang sering kita pakai saat udara panas atau juga pada CPU sebuah PC sebagai pendingin ternyata juga mengunakan kipas.
Pada kipas terdapat lilitan (koil) yang akan menghasilkan gaya megnet saat dialiri arus listrik. Gaya magnet inilah yang akn menggerakkan kipas sehingga menghasilkan putaran.
PROJECT:
Tahukah kalian bahwa ada 2 macam rangkaian listrik yaitu seri dan pararel. Tahukah kalian perbedaannya.
Melalui sedikit percobaan yang sederhana yang akan kita lakukan, maka kita dapat mengetahui perbedaan diantra keduanya. Supaya percobaan kita berhasil harap diikuti setiap langkah berikut:
Langkah 1: Siapkan komponen bulp 2,5 V, kipas, switch, baterai box.
Langkah 2: Buat rangkaian Light and Fan in Series (rangkaian bisa dilihat pada gambar 8.1).
Langkah 3: Aktifkan switch, apa yang dapat kalian lihat. Coba pahami dan beri kesimpulkan.
Langkah 4: Buat rangkaian Light and Fan in Parallel (rangkaian bisa dilihat pada gambar 8.2).
Langkah 5: Aktifkan switch, apa yang dapat kalian lihat. C
Gambar 8.1 Rangkaian Project kipas (seri)
Gambar 8.2 Rangkaian Project kipas (parallel)
Komponen dan Penggunaan Alat Elektronika

A.Komponen Elektronika
Ada banyak sekali komponen yang dibutuhkan.Namun kita hanya akan membahas mengenai:
- Resistor
- Kapasitor
- Dioda
- Transistor
1] Resistor
a. Pengertian Resistor
Resistor adalah komponen dasar elektronika yang berfungsi untuk membatasi arus yang masuk ke rangkaian.Selain itu,resistor juga berfungsi untuk mengatur komponen aktif.Pada resistor,arus AC tidak bisa masuk,sedangkan arus DC bisa.
Resistor disebut juga komponen pasif.Komponen pasif adalah komponen yang mengambil energi dari sumber dan akan mengubahnya ke bentuk lain atau menyimpannya dalam medan listrik / medan magnet.Contoh komponen pasif lainnya adalah kapasitor dan induktor.
Resistor atau hambatan r diukur dalam satuan Ohm ( disimbolkan dengan “ Ω “ ).Bila dihubungkan dengan tegangan v ( satuannya Volt ) dan kuat arus I ( satuannya Ampere ) mempunyai rumus sebagai berikut :
V = I . R
R = V / I
b. Mengukur Nilai Resistor
Ada dua cara untuk mengukur nilai resistor yaitu :
Menggunakan Aturan Kode Warna
Aturannya disebut juga aturan Cincin Newton.Sesuai nama penemunya yaitu Issac Newton.
Aturan ini akan dijabarkan melalui table berikut:
| Nama Cincin | Cincin I | Cincin II | Cincin III | Cincin IV | Cincin IV |
| Angka ke-I | Angka ke-II | Angka ke-III | Pengali | Toleransi | |
| Hitam | 0 | 0 | 0 | x 100 |
|
| Coklat | 1 | 1 | 1 | x 101 | + 1 % |
| Merah | 2 | 2 | 2 | x 102 | + 2 % |
| Jingga | 3 | 3 | 3 | x 103 |
|
| Kuning | 4 | 4 | 4 | x 104 |
|
| Hijau | 5 | 5 | 5 | x 105 |
|
| Biru | 6 | 6 | 6 | x 106 |
|
| Ungu | 7 | 7 | 7 | x 107 |
|
| Abu – Abu | 8 | 8 | 8 | x 108 |
|
| Putih | 9 | 9 | 9 | x 109 |
|
| Emas |
|
|
| x 10 -1 | + 5 % |
| Perak |
|
|
| x 10 -2 | + 10 % |
| Tanpa Warna |
|
|
|
| + 20 % |
Pada umumnya resistor berdasarkan cincin warna terbagi 2:
1. Resistor dengan 4 cincin
2. Resistor dengan 5 cincin
Ada aturan khususnya.Sesuai dengan tabel diatas,cincin I dan cincin II tetap dibaca sebagai mana mestinya.Namun Untuk cincin ke-III kita gunakan sebagai pengali dan cincin ke-IV sebagai toleransi.
Pembacaanya sesuai dengan tabel.
Contoh : “Tentukan nilai resistor dengan warna Merah Ungu Biru Emas
Penyelesaian :
| Merah | Ungu | Biru | Emas | Hasil |
| 2 | 7 | x 106 | + 5 % |
|
Mengukur Nilai Resistor dengan menggunakan alat pengukur
Pada laporan ini alat ukur yang akan digunakan adalah Multimeter atau Avometer
( Ampere,Volt,Ohm meter ).
Cara menggunakannya adalah :
Pastikan sakelar multimeter / avometer berada pada posisi Ohm ( Ω ).Ingat ! kabel merah di multimeter merupakan kutub positif.Sedangkan kabel hitam merupakan kutub negatif.Pastikan kalibrasi multimeter sudah tepat yaitu tepat di angka nol.Hubungkan kedua ujung resistor masing-masing ke satu kabel multimeter.Bacalah nilai yang ditunjukkan multimeter.
c. Hukum Ohm
Menurut hukum Ohm,ada tiga bentuk hubungan yang bisa terjadi pada resistor,yaitu:
- Hubungan Seri
- Hubungan Paralel
- Hubungan Campuran
- Hubungan Seri
Hubungan seri adalah hubungan beberapa resistor secara seri atau berderet.Tegangan yang dimiliki masing-masing berbeda-beda tergantung resistornya.
Pemasangan resistor secara seri mempunyai rumus:
Rt = R1 + R2 + R3 + ……..+ R
2. Hubungan Paralel
Hubungan paralel adalah hubungan beberapa resistor secara paralel.Tegangan yang dimiliki masing-masing resistor adalah sama namun arusnya berbeda tergantung resistornya.
Pemasangan resistor secara paralel mempunyai rumus :
1/Rt = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ……..+ 1/Rn atau
Rt = R1 x R2 x R3 x ……..x Rn
R1 + R2 + R3 + ……..+Rn
3. Hubungan Campuran ( hubungan seri-paralel )
Hubungan campuran adalah hubungan beberapa buah resistor yang mempunyai rangkaian seri dan paralel.Cara menghitungnya yaitu dengan menggabungkan rumus hubungan seri dan hubungan paralel.
2] Kapasitor
Kapasitor adalah komponen rangkaian yang berfungsi untuk menyimpan energi dalam suatu medan listrik.
Kapasitor ada beberapa jenis yaitu :
![]()
a. Kapasitor Biasa
![]()
Lambangnya adalah
Kapasitor biasa berfungsi untuk :
1. Memkopling atau memperpanjang rangkaian
2. Mem-bypass atau memendekkan rangkaian.
Untuk menguji kelayakan kapasitor biasa ini,caranya yaitu:
“Hubungkan kapasitor biasa ke multimeter,bila jarum penunjuk multimeter diam berarti kapasitor masih berfungsi dengan baik.Namun bila jarum bergerak,maka berarti kapasitor tersebut sudah rusak”
b. Kapasitor Elektrolit
Untuk menguji kelayakan kapasitor elektrolit ini,caranya yaitu:
“Hubungkan kapasitor elektrolit ke multimeter,bila jarum penunjuk multimeter bergerak lalu kembali ke posisi awal (minimal 50 % dari jarak semula),berarti kapasitor masih berfungsi dengan baik.Namun bila jarum diam,maka berarti kapasitor tersebut sudah rusak”
Pada kapasitor arus DC tidak bisa masuk,Namun arus AC bisa.Semakin besar nilai kapitansi,maka nilai tegangan semakin kecil.
Rumus Kapasitor:
Q = C . V
C = Q / V
Dimana :
Q = Muatan ( Coulomb )
C = Kapasitor ( Farad )
V = Tegangan ( Volt )
Beberapa ukuran kapasitor yaitu :
| Lambang | Ukuran | Keterangan |
| F | 100 | Farad |
| mF | 10-3 | Mili Farad |
| µF | 10-6 | Mikro Farad |
| nF | 10-9 | Nano Farad |
| pF | 10-12 | Piko Farad |
Berikut tambahan tentang ukuran kapasitor :
1n0 = 1 nano
Bila tertulis 1n2,itu sama saja dengan 1,2 nF
Bila di kapasitor tertulis 100,itu berarti nilainya 100 pF
220 = 0,22 pF
3] Dioda
Dioda adalah komponen elektronika yang berguna untuk merubah arus AC menjadi DC.Dioda merupakan komponen aktif.Komponen aktif adalah sumber tegangan atau sumber arus yang mampu mensuplai energi ke jaringan.
Untuk mengukurnya,lihat polaritas.Kutub positif dioda dihubungkan ke kabel negatif multimeter.Sedangkan kutub negatif dioda dihubungkan dengan kabel positif multimeter.
4] Transistor
Transistor adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai penguat sinyal.Berikut gambar transistor.
Transistor mempunyai tiga kaki yaitu:
a. Basis (B),sebagai tempat untuk input.Terletak di tengah atau sedikit jauh dari emitor dan colektor
b. Emitor (E),Untuk memberikan arus yang dibutuhkan transistor.
c. Colektor (C),sebagai tempat untuk output.
Secara umumnya basis,emitor,colektor berfungsi dalam pemberian catudaya terhadap transistor,mengaktifkan transistor,dan mengatur arus yang masuk ke transistor.
Nilai emitor lebih tinggi daripada colektor.
RBE > RBC
Transistor terbagi dua yaitu transistor NPN dan Transistor PNP